Video Tata Cara Tasyahud Awal dalam Sholat

Video Tata Cara Tasyahud Awal dalam Sholat

{youtube}P3aWOv_LAAk{/youtube}

Tata Cara Tasyahud Awal
Tasyahud awal di lakukan setelah sujud kedua diakhir rakaat kedua, duduk tasyahud awal dilakukan dengan posisi iftirashy. Dimana telapak kaki kiri dibentangkan untuk di duduki sementara telapak kaki kanan di tegakkan, semua jari di tekuk dan diarahkan ke kiblat.

Nabi Muhamad SAW mengajarkannya kepada salah seorang sahabat,

 

فَإِذَا جَلَسْتَ فِي وَسَطِ الصَّلَاةِ فَاطْمَئِنَّ، وَافْتَرِشْ فَخِذَكَ الْيُسْرَى ثُمَّ تَشَهَّدْ

Jika kamu duduk di tengah shalat (tasyahud awal), duduklah dengan tumakninah, bentangkan pahamu yang kiri, kemudian baca tasyahud. (HR. Abu Daud)

Meletakkan tangan kanan di atas paha atau lutut kanan, serta tangan kiri di atas paha atau lutut kiri dengan posisi telapak tangan dibentangkan, dan jari-jari menghadap kiblat. (HR. Muslim, Abu Daud, Turmudzi dan lainnya).

Posisi siku sejajar dengan paha. Artinya siku tidak dibentangkan ke samping tapi sejajar dengan paha. Seperti yang diceritakan olek sahabat nabi, Wail bin Hujr.

وَجَعَلَ حَدَّ مِرْفَقِهِ الْأَيْمَنِ عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى

“(ketika duduk tasyahud) Beliau memposisikan ujung siku kanannya di atas paha kanan..” (HR. An-Nasai dan dishahihkan Al-Albani)

Maksudnya, Nabi Muhamad SAW tidak membentangkan kedua sikunya, tapi sejajar dengan paha beliau. Sebagaimana keterangan Ibnul Qoyim dalam Zadul (1/247).

Dianjurkan mengisyaratkan jari telunjuk tangan kanan ke arah kiblat dari awal duduk tasyahud atau saat mulai membaca syahadat (Asyhadu allaa ilaaha illallaah..). Sebab isyarat jari telunjuk tersebut dilakukan mengiringi doa. Berdasarkan keterangan sahabat Wail bin Hujr:

ثُمَّ رَفَعَ إِصْبَعَهُ فَرَأَيْتُهُ يُحَرِّكُهَا يَدْعُو بِهَا

Kemudian beliau berisyarat dengan jari beliau, aku melihat beliau menggerakkan jari beliau, dan berdoa ketika berisyarat. (HR. An-Nasai dan dishahihan Al-Albani)

Sebagian ulama menjelaskan, dianjurkan untuk memulai isyarat dari awal tasyahud karena lafadz At-Tahiyat merupakan mukadimah doa.

Dianjurkan untuk mengarahkan pandangan ke arah isyarat telunjuk. Berdasarkan keterangan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma ketika menceritakan cara shalat Nabi Muhamad SAW,

وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ فِي الْقِبْلَةِ، وَرَمَى بِبَصَرِهِ إِلَيْهَا

“Nabi Muhamad SAW berisyarat dengan jari telunjuknya ke arah kiblat, dan beliau mengarahkan pandangannya ke arah jarinya.” (HR. Nasai dan dishahihkan Al-Albani)
Video Tata Cara Tasyahud Awal dalam Sholat

Cara mengisyaratkan telunjuk ketika tasyahud ada 2 cara.

1. Jempol disambungkan dengan jari tengah hingga membentuk lingkaran. Berdasarkan keterangan Wail bin Hujr:

وَجَعَلَ حَدَّ مِرْفَقِهِ الْأَيْمَنِ عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى، ثُمَّ قَبَضَ اثْنَتَيْنِ مِنْ أَصَابِعِهِ وَحَلَّقَ حَلْقَةً، ثُمَّ رَفَعَ إِصْبَعَهُ

“(saat duduk tasyahud) Beliau memposisikan ujung siku kanannya di atas paha kanan. Kemudian beliau dua jarinya dan membentuk lingkarang (jempol dengan jari tengah), lalu berisyarat dengan jari telunjuknya.” (HR. An-Nasai, Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani)

2. Tiga jari : kelingking, jari manis dan jari tengah digenggamkan, kemudian ibu jari diletakkan di atas jari tengah. Berdasarkan keterangan Az-Zubair bin Awam,

وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ السَّبَّابَةِ، وَوَضَعَ إِبْهَامَهُ عَلَى إِصْبَعِهِ الْوُسْطَى

Beliau berisyarat dengan jari telunjuknya, dan beliau meletakkan jempolnya di atas jari tengahnya. (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain, dari Ibnu Umar,

وَقَبَضَ أَصَابِعَهُ كُلَّهَا وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ

Beliau menggenggam seluruh jarinya, dan berisyarat dengan jari telunjuknya. (HR. Muslim)

Bacaan Tasyahud Awal

Ibnu Abbas mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari kami bacaan tasyahud berikut,

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ، الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ

ATTAHIYYATUL MUBAARAKAATUS SHALAWAATUT THAYYIBAATU LILLAAH, ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WA RAHMATULLAHI WA BARAKAATUH. ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA IBAADILLAAHIS SHAALIHIIN. ASY-HADU AL-LAA ILAAHA ILLALLAAH WA ASY-HADU ANNA MUHAMMADAN RASUULULLAAH
(HR. Muslim dan Abu Daud)
Selengkapnya di BACAAN TASYAHUD AWAL

Semoga artikel VideoTata Cara Tasyahud Awal dalam Sholat ini bisa membantu kita supaya kembali shalat sesuai dengan ajaran sholat Nabi Muhamad SAW.

Refferensi : http://goo.gl/1wCdx

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply