Proses Dakwah FPI Dalam Menegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Proses Dakwah FPI Dalam Menegakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Proses Dakwah FPI Dalam Menegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Belakangan ini, muncul ketidaknyamanan dan ketidaksukaan terhadap Ormas Islam FPI. Sebetulnya ini karena peemberitaan media sekuler yang terlalu berat sebelah dan tidak suka terhadap FPI dan kemajuan Islam itu sendiri. Untuk itu kami  berikan Proses Dakwah FPI Dalam Menegakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, proses dakwah ini sebetulnya di lakukan dengan sungguh-sungguh dan anti kekerasan. Namun memang saat jalan sudah buntu di mana lisan dan tulisan sudah tidak dihiraukan, kekeresan seperti sweping dan razia di tempat hiburan terpaksa di lakukan.

 

 

Dakwah FPI terbagi dalam 2 golongan:

1. Daerah Amar Ma’ruf
2. Daerah Nahi Munkar

Daerah Amar Ma’ruf/daerah tanpa maksiat disekitarnya: FPI menurunkan ustadz untuk membimbing umat seperti biasanya.

Daerah Nahi Munkar/daerah yang terdapat maksiat disekitarnya: FPI membagi lagi jadi 2 golongan, yaitu:

a. Rakyat sekitar yang mayoritas setuju maksiat
b. Rakyat sekitar yang mayoritas tidak setuju maksiat

Untuk daerah kategori a, FPI mengirim ustadz untuk membimbing secara perlahan, sambil mencari alternatif mata pencaharian lainnya.

Untuk daerah kategori b, FPI mengajari bagaimana MASYARAKAT menulis surat kepada lurah, camat, bupati, DPRD, POLRES hingga gubernur/pangdam setempat secara bertahap. Dalam artian, jika bupati tidak dan Polres tidak bertindak, maka MASYARAKAT melapor akan diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi.

PROSEDUR MASYARAKAT DAN FPI INI SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MASUK TV !!!

Jika ke semuanya tidak juga ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT dan FPI akan berdemo secara baik-baik di DPRD, kantor BUPATI dsb.

DAN TV PUN MASIH ENGGAN MELIPUT BERITA INI.

Jika demo baik-baik tidak diindahkan, maka MASYARAKAT dan FPI berdemo dengan tegas ke DPRD, kantor bupati dsb.

SAMPAI DISINI PUN MASIH BELUM DISIARKAN TELEVISI & MEDIA MASSA.

Jika tetap tidak ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT, sekali lagi, MASYARAKAT dibantu FPI menutup paksa dan membubarkan tempat-tempat maksiat yang tidak diingini masyarakat sekitarnya… Ingat, tempat maksiat yang tidak disukai oleh masyarakat sekitarnya !!! Dan status FPI adalah sebagai YANG DIMINTAI TOLONG OLEH MASYARAKAT SEKITAR.

DISINILAH BARU MEDIA MASSA SEKULER BERLOMBA-LOMBA MENJADIKAN BREAKING NEWS, HEADLINE REPORT, LIVE, ON AIR, BAHKAN DIBAHAS SECARA KHUSUS DAN DISKUSI SERTA MENAYANGKAN PENDAPAT-PENDAPAT PADA KAUM YANG KONTRA DENGAN FPI.

BANYAK ORANG BERKATA: URUS SAJA DIRI SENDIRI, GA USAH URUSIN ORANG LAIN.

Jika Rasulullah Muhammad Saw hanya mengurus akhlak diri sendiri saja, tidak usah mengurusi orang lain, maka mungkin saat ini islam tidak akan sampai kepada kita, dan mungkin kita tidak bisa mengecap manisnya nikmat iman dan islam.

Di ambil dari:

Tulisan seorang anggota FPI

Didi Solo

{jcomments off}

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply