Menikah itu Bukan Sekedar Pesta!

Menikah itu Bukan Sekedar Pesta!

Entahlah, fenomena cerai seakan lumrah dan biasa.
Banyak pasangan suami yang bermesra-mesra saat pesta.
Namun tak lama berselang, satu sama lain saling mencerca.
Ada yang disorot TV hingga diberitakan media.
Tampil ciamik dan bicara penuh rasa bangga.
Mereka seakan lupa, ada pihak yang paling menderita.
Ya … siapa lagi kalau bukan anak-anak yang tak pandai bertutur kata.

Kini fenomena nikah cerai tak lagi heboh di ibu kota.
Malah makin marak di kampung hingga pelosok desa.
Penyebabnya ada karena masalah cinta, harta, hingga suami yang mendua.
Atau gengsi keluarga wanita yang menganggap putrinya Cinderella.
Atau angkuh keluarga suami yang menganggap putranya Arjuna.
Bahkan bisa bermula dari status Fesbuk atau akun yang menggila.
Melahirkan kecewa, derita, gundah gulana, hingga kudeta jiwa.

Sepatutnya pernikahan itu bertahan hingga tua dan dihantar ke alam baqa.
Karena pernikahan terindah bukan berkurang tapi menambah kuota.
Tumbuh berkembang dalam harmonisasi cinta meraih pahala Allah Ta’ala.
Menikmati kesuksesan anak-anak tercinta meraih cita-cita.
Merasakan kemesraan anak cucuk yang menjadi panorama.
Merindukan doa-doa terindah dari panutan dan bintang-bintang keluarga.
Menikah di kala muda. Tua penuh cinta. Bertabur karangan bunga lebih dari dua.

By: Nandang Burhanudin

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply