Memilih Akhwat yang Baik

Memilih Akhwat yang Baik

Memilih Akhwat yang Baik
Banyak para ikhwan atau laki-laki muslim yang bingung soal kriteria memilih akhwat yang baik. Sebetulnya setiap muslimah atau akhwat memiliki sifat tersendiri, jadi tidak bisa kita sebut jika seorang akhwat tidak memenuhi kriteria tertentu maka dia termasuk akhwat tidak baik. Tidak, tidak seperti itu. Namun memang ada beberapa hal yang bisa dilihat dari luarnya, sambil kita dalami sifat aslinya dengan perlahan. Berikut ini, beberapa kriteria memilih akhwat yang baik yang bisa dijadikan acuan para ikhwan dan cermin para akhwat.

 

Memilih Akhwat yang Baik


Mempunyai Agama yang baik

Tentu kita tahu, kita di perintahkan untuk memilih pasangan hidup kita yang baik agamanya. Seorang akhwat yang solehah dan memiliki aqidah yang bagus adalah pilihan pertama. Tentu kita lebih yakin pada wanita yang soleha, insya Allah mereka bisa kita bawa istiqomah di jalan Allah SWT.

Akhwat Yang Selalu Menjaga Aurat
Kembali kepilihan pertama, jika seorang akhwat agamanya baik, maka dia akan selalu menjaga Aurat. Menutupi aurat mereka dengan pakaian yang syar’i, tidak membuknya didepan orang yang tidak berhak.

Akhwat Berpakaian Yang Syar’i
Pakaian yang syar’i tidak hanya membungkus tubuh seorang muslimah, tapi juga menutupi seluruh auratnya. Ingat, hanya muka dan telapak tangan yang boleh terlihat dari seorang muslimah. Karena selain itu, termasuk dalam aurat akhwat yang wajib ditutupi. Kita mungkin mengenalnya dengan nama jilbab, namun jilbab yang benar harus memenuhi beberapa syarat berikut ini yang kami sarikan dari berbagai dalil Al Qur’an dan As Sunnah.

  • Menutupi seluruh tubuh (termasuk kaki) kecuali wajah dan telapak tangan.
  • Bukan memakai pakaian untuk berhias diri (tabaruj).
  • Longgar, tidak ketat dan tidak tipis hingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.
  • Tidak diberi wewangian atau parfum.
  • Tidak menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.


Mempunyai Sifat malu dan Menjaga Pandangan

Akhwat yang baik memiliki sifat malu, mereka akan malu jika berhadap-hadapan dengan seorang ikhwan. Bukan malah sebaiknya bersifat ‘genit’, akhwat juga akan menjaga pandangan mereka dengan menundukkan pandangannya.

Lebih Betah Tinggal di Rumah daripada Keluar Tidak Jelas
Di antara yang diteladankan oleh para wanita salaf yang sholihah adalah betah berada di rumah dan bersungguh-sungguh menghindari laki-laki dan tidak keluar rumah kecuali ada kebutuhan yang mendesak. Ini untuk tujuan untuk menyelamatkan masyarakat dari godaan wanita yang merupakan godaan terbesar bagi laki-laki.

Kriteria memilih akhwat yang baik di atas memang harus di lakukan, namun kita juga mesti tahu bahwa sangat jarang akhwat yang benar-benar seperti itu. Dan walaupun ada biasanya sudah ‘laku’ terhitbah, kitapun banyaknya hanya dapat melihat akhwat dari luarnya saja.

Memang ada beberapa akhwat yang mungkin sudah berpakaian syar’i, namun ahlaqnya justru jelek. Namun itu tentu tidak sebanyak wanita yang buka-bukaan, ingat bahwa akhwat juga manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Namun setidaknya, saat ihkwan memilih muslimah yang sudah berhijab secara syar’i, maka itu merupakan beberapa tingkat harapan dan kebaikan yang didapat.

Semoga ini bisa membantu para ikhwan dalam menentukan pilihan, dan juga menjadi cermin buat para akhwat yang ingin di pilih. Yakinlah jika para akhwat yang memiliki kriteria diatas akan ‘laku keras’, tapi para ikhwan juga harus mengimbangi agar akhwat shaliha dapat menerimanya.

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply