KH. Agiel Siradj, PKS dan Al-Aqsha

KH. Agiel Siradj, PKS dan Al-Aqsha
By: Nandang Burhanudin
****

Di saat Saudi sibuk menyerang Houtsi Yaman. Di saat pengungsi Syiria eksodus ke Eropa. Di saat ISIS dan HT mengibarkan bendera Ar-Rayah dan Al-Liwa. Di saat kader-kader Ikhwanul Muslimin dibantai As-Sisi. Di saat Ketum PBNU, KH. Agiel Siradj berkomentar miring tentang sunnah-sunnah Shalat dan melecehkan malaikat. Yahudi Israel tak ada yang membendung dalam aksinya membagi waktu Masjid Al-Aqsha Al-Mubarak.

Israel tidak takut dengan teriakan talbiyyah dan lemparan jamaraat dari jutaan jamaah haji seluruh dunia. Israel pun tak kecut dengan suara mesiu senjata yang terjadi di negara-negara tetangga. Israel tidak gentar dengan kibaran bendera Laa Ilaaha Illallah. Israel pun tidak takut dengan Munas-munas Parpol. Sebab Israel tahu, siapa sejatinya musuh yang menakutkan.

Dunia Arab dan dunia Islam (jika memang ada) terdiam, saat Israel kini melakukan at-taqsiim az-zamani (pembagian waktu) bagi aktivitas di Masjid Al-Aqsha. Hal yang sejak lama diperingatkan pegiat-pegiat Baitul Maqdis. Dengan pembagian waktu ini, Israel melarang waktu-waktu tertentu bagi umat Islam untuk memasuki masjid, dan membiarkan warga Yahudi melakukan aktivitas apapun di dalam masjid.

Mau atau tidak mau. Suka atau tidak suka. Hal ini telah terjadi. Israel tinggal menyempurnakan proyek besarnya, melakukan at-taqsiim al-makaani (membagi Al-Aqsha) sebagaimana telah terjadi di Masjid Al-Haram Al-Ibrahimi.

Saya bertanya, mana demo besar-besaran PKS yang terjadi sepanjang tahun? Mana perhatian ormas-ormas besar Muslim di Indonesia dan dunia? Hampir tak ada suara. Jikapun ada, hanyalah status-status Facebook dan twitter yang tak berhasil mengguncang Israel sedikitpun.

Mengapa dunia Islam diam? Mengapa tak ada demonstrasi besar-besaran sebagai peringatan, bahwa pecinta Al-Aqsha itu masih ada? Mengapa negara-negara Arab yang memiliki hubungan diplomatik dan bisnis, tidak memprotes? Mengapa tidak terdengar lagi suara-suara lantang untuk memboikot produk-produk Israel?

Jika kita semua diam, lalu sibuk menari-nari dengan menanggapi ucapan-ucapan nyeleneh seorang KH. Agiel Siradj, maka ketika itu kita harus menerima kenyataan; Israel siap-siap menguasai Masjid Al-Aqsha secara total. Lalu pada kemana jamaah haji dan jamaah umroh yang jutaan itu? Jika kita tidak pernah marah, kapan kita akan marah?

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply