EMPAT LANGKAH MENUJU POWER LISTENING

 

EMPAT LANGKAH MENUJU POWER LISTENING

Berikut 4 langkah sederhana yang dapat membuat kita menjadi pendengar yang efektif sehingga kita mendapatkan sesuatu yang kita cari pada saat mengunjungi seminar, ceramah atau kuliah, berikut langkah-langkah tersebut:

1. Mendengarkan dengan cermat bagian ringkasan yang biasanya terdapat di bagian awal dan akhir. Pada awal sebagian besar pembicaraan, kuliah, seminar, dan bahkan rekaman kaset, pembicara biasanya menyampaikan ringkasan dari topik dan subtopik yang akan disampaikannya. Anda perlu memperhatikan dengan sungguh-sungguh awal pembicaraan tersebut untuk menemukan informasi utama yang akan disampaikan. Jika tidak, anda perlu memusatkan perhatian pada bagian akhir pembicaraan karena biasanya pembicaraan akan memberikan ringkasannya.

2. Mendengarkan dan memperhatikan kata-kata kunci. Dengarkan secara sambil lalu kata-kata kunci yang kemungkinan akan muncul dalam berbagai diskusi tentang topik dan subtopik yang memuat informasi penting bagi anda. Dan setiap kali anda mendengarkannya; langsung arahkan seluruh perhatian anda pada pembicara sampai anda bisa mengetahui apakah yang disampaikan oleh pembicara tersebut relevan dengan apa yang anda perlukan. Jika tidak, anda bisa kembali mendengarkannya secara sambil lalu. Namun jika relevan, anda perlu terus mendengarkan sampai pembicara mengganti subjek pembicaraannya, atau sampai dia mulai membahas tentang materi-materi yang tidak berguna bagi anda.

3. Mendengarkan kata-kata yang menandakan bahwa topik baru akan segera disampaikan. Dalam bahasa Inggris, ada kata-kata tertentu yang biasa dipergunakan untuk memberitahu para pendengar bahwa si pembicara akan mengubah subjek pembicaraannya. Apabila anda telah mengetahui sekilas dasar-dasar dari apa yang akan dikatakan oleh seoarang pembicara tentang suatu topik, anda bisa mengalihkan mengabaikan pembicaraan tersebut sampai anda mendengar salah satu kata penanda yang dimaksud. Kata-kata tersebut adalah “sekarang,” “selanjutnya,” “tapi,” “kemudian,” “jadi,” “sehingga,” “sebagai tambahan,” “salah satu metode cukup baik,” “pendekatan lainnya.”

4. Mengabaikan penjelasan mendetail. Tentu saja ada detail-detail tertentu yang perlu anda ketahui. Tapi seringkali penjelasan seperti ini terdiri dari anekdot atau angka-angka statistik yang dipergunakan untuk mendukung apa yang dibicarakan. Jika anda hanya ingin mengetahui gagasan yang disampaikan, anda bisa mengabaikan semua materi yang dipakai sebagai pembenaran atas topik yang disampaikan. Sekalipun anda tertarik pada bukti-bukti pendukung yang diajukan, anda cukup memperhatikannya satu atau dua kali, dan setelah anda merasa bisa mengikuti pemikiran pembicara tersebut, anda bisa mengalihkan perhatian pada yang lain.
Untuk memperoleh keuntungan maksimal dari power listening, anda perlu memanfaatkan kesempatan saat pembicara menyampaikan materi-materi yang tidak relevan, untuk mengulas kembali dan mengingat segala sesuatu yang penting dari apa yang anda dengar.
Miftah Hidayat  www.vitabrainindonesia.com

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply