Donasi Untuk Muslim Suriah

Donasi Untuk Muslim Suriah

Ketika para orang tua memangku jasad-jasad putra putrinya
Kehilangan yang paling dahsyat di dunia!

Jasad yang terbasahi oleh tumpahan darah,
Itulah Suriah hingga hari ini..

Satu per satu anak-anak kaum muslimin terus berguguran,
Satu per satu anak-anak kita terenggut kisahnya oleh berbagai kejahatan!

Teruslah bersama Suriah, jangan biarkan mereka bersendirian!

Donasi Untuk Muslim Suriah

Donasi Untuk Muslim Suriah

————————————-
Ingat, “Like and share” saja tidak akan menolong mereka
Mari berdonasi! Gambar di atas disampaikan untuk menggerakkan kepedulian kita, bukan sekedar untuk dibaca, dilike dan dikomentari!

Semoga Allah jadikan kita sebagai orang yang jujur dalam niat, perkataan dan perbuatan…

Donasi Untuk Muslim Suriah
Suriah (Umum)
– MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
– BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
– BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro,Yogyakarta)
– BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis,Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH, Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405

Suriah (Khusus kurban)
Perekor domba gemuk besar 250 USD, Sapi 2.000 USD
– BCA 0201251621 (KCP Teluk Betung Lampung)
– MANDIRI 114 000 511 3413 (KC Bandar Lampung)
– BRI 5590-01-010972-53-8 (unit Bandar Agung Lampung)
Semua atas nama DIMAS ADITYO, Konfirmasi (wajib): Dimas Adityo 085758894656

Hati Lembut Mujahidin, Perpisahan dengan Tetesan Air Mata

Desingan peluru dan ledakan bom adalah hidangan keseharian Mujahidin ketika di front kematian, tempat “jual beli” dengan Allah. Akan tetapi layaknya seorang manusia biasa, sehari-hari para Singa Allah ini mungkin hanyalah para petani, peternak, guru, supir dan sebagainya. Para lelaki ini adalah manusia yang memiliki ingatan akan kehangatan kasih sayang keluarganya.

Adalah suatu pemandangan mengharukan di bumi Jihad Syam ketika melihat langsung mujahidin berpamitan pada keluarganya sebelum menuju medan pertempuran. Ini adalah perpisahan orang-orang yang saling berkasih sayang namun hati-hati mereka terselimuti cahaya keimanan.

Dari kejauhan terlihat seorang anak dan seorang istri yang berlinangan air mata berdiri di hadapan sang pahlawan keluarga. Mungkin karena mereka tahu bahwa kepergian para lelaki itu bukan untuk bekerja dan mengejar dunia, sehingga kelak akan pulang membawa sebakul berlian atau sekantung uang. Yang mana ia akan pergi untuk melakukan “perdagangan” dengan Tuhannya.

Mereka berangkat untuk bertaruh nyawa demi meninggikan kalimat Allah, menegakkan kehormatan Islam dan membebaskan bangsanya dari rezim tirani. Bisa jadi, dan sering terjadi, bahwa perpisahan ini adalah pertemuan terakhir diantara mereka di dunia ini. Ia pergi dan mungkin akan pulang, tapi pulang dengan tubuh kaku tersenyum dalam balutan kain kafan atau malah tak pernah kembali selain kabar yang membangkitkan lagi kenangan manis, atau pulang tegak tersenyum membawa kemenangan.

Dari sudut lain wajah sang ksatria yang memanggul senjata dan mengantungi granat itu. Nampak jelas beberapa rona berkaca. Bahkan sebagian ada yang meleleh basah pipinya saat melepaskan pelukan dan genggaman jemari dari tangan lembut putra-putrinya.

Jangan pernah mengejek para lelaki ini jika terlihat basah pipinya oleh uraian air mata, sementara bibirnya tersedu, walau berusaha tabah untuk menenangkan sang buah hati. Karena mereka adalah manusia yang di hatinya memang Allah tumbuhkan rasa kasih sayang. Namun mereka adalah manusia yang terbukti benar-benar telah menempatkan rasa cintanya pada kedudukan yang Allah perintahkan.

Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (At-Tawbah: 24)

Sungguh, jihad itu mahal, bukan hanya menaklukkan rasa takut, tapi juga perpisahan dengan orang-orang terkasih. Hanya mereka yang bersih hatinya dari nifak saja yang sanggup memilih panggilan Allah untuk ini.
Marilah bergabung dengan perjuangan saudara-saudara kita ini, bantu putra-putri, istri dan ayah-ibu mereka, agar mereka lebih ditenangkan ketika di medan laga. Sebab tanggungan keluarga-keluarga mereka sedikit diringankan oleh dukungan saudara-saudaranya yang jauh dan tak kenal sedikitpun, namun diikatkan oleh persaudaraan di bawah naungan keimanan.

Donasi Untuk Muslim Suriah

Misi Medis Suriah (Umum)
– MANDIRI 900 0019 330 720 (Kcp. Katamso, Yogyakarta)
– BCA 1691 967 749 (Kcu. Ahmad Dahlan, Yogyakarta)
– BRI 0029 0110 999 7500 (Kcu. Cik Ditiro,Yogyakarta)
– BNI 0317 563 523 (Kcp. Parang Tritis,Yogyakarta)
Semua atas nama IKRIMAH, Konfirmasi (opsional): Ikrimah 081809406405

Misi Medis Suriah (Khusus kurban)
Perekor domba gemuk besar 250 USD, Sapi 2.000 USD
– BCA 0201251621 (KCP Teluk Betung Lampung)
– MANDIRI 114 000 511 3413 (KC Bandar Lampung)
– BRI 5590-01-010972-53-8 (unit Bandar Agung Lampung)
Semua atas nama DIMAS ADITYO, Konfirmasi (wajib): Dimas Adityo 085758894656

Ingat, “Like and share” saja tidak akan menolong mereka
Mari Donasi Untuk Muslim Suriah! Gambar di atas disampaikan untuk menggerakkan kepedulian kita, bukan sekedar untuk dibaca, dilike dan dikomentari!

Facebook

Website

 

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply