Cara Duduk Diantara Dua Sujud

tata cara duduk diantara dua sujud

Cara Duduk Diantara Dua Sujud

Duduk di antara dua sujud harus di lakukan dengan benar karena merupakan bagian dari Shalat, berikut ini adalah tata cara duduk diantara dua sujud.

1. Bertakbir ketika bangkit dari sujud untuk duduk diantara dua sujud.
2. Duduk diantara dua sujud dilakukan dengan posisi duduk iftirasy.

Duduk iftirasy merupakan posisi duduk dengan membentangkan kaki kiri, kemudian diduduki sedangkan kaki kanan ditegakkan. Jri-jari kaki di arahkan ke depan/kiblat.

Rasulullah SAW bersabda,

“Apabila kamu sujud, sujudlah dengan meletakkan semua anggota sujud, dan jika kamu bangkit untuk duduk, duduklah dengan bertumpu pada kakimu yang kiri.” (HR. Bukhari dan Baihaqi)

3. Posisi punggung saat duduk diantara dua sujud haruslah tegak sempurna serta tidak boleh condong. Rasulullah SAW mengajarkan kepada orang yang shalatnya salah, ‘Dia harus sujud sampai ruas-ruas tulang menempati posisinya. Kemudian dia membaca ‘Allahu akbar’ dan mengangkat kepalanya sampai tegak sempurna.’ (HR. Nasai , Abu Daud).

4. Posisi jari-jari tangan ke arah kiblat

Umar bin Khatab mengatakan,

“Termasuk sunah dalam shalat (saat duduk), kaki kanan ditegakkan, mengarahkan jari-jari tangan ke arah kiblat, dan duduk di atas kaki kiri.” (HR. Nasai dan dishahihkan Al-Albani)

5. Terkadang dianjurkan untuk duduk dengan posisi iq’a saat duduk diantara dua sujud.

Thawus pernah bertanya kepada Ibnu Abbas tentang iq’a. Ibnu Abbas menjawab: “Itu Sunah.” (HR. Muslim dan Abu Daud)
Ada dua cara duduk iq’a:

A.  Kedua kaki ditegakkan, lalu digabungkan, kemudian duduk di atas tumit.
B.  Kedua kaki dibentangkan, digabungkan, kemudian diduduki.

6. Duduk diantara dua sujud wajib tumakninah. Diam sejenak sehingga cukup untuk membaca doa duduk diantara dua sujud.

7. Terkadang, Rasulullah SAW memperlama duduk diantara dua sujud, seperti ketika sujud. (HR. Bukhari dan Muslim). Bahkan terkadang Rasulullah SAW duduk sangat lama, sampai ada orang yang mengatakan, ‘Beliau lupa.’

Jazakumullah khoir’

Refferensi
www.CaraSholat.com
http://www.muhammadiyah.or.id
http://www.nu.or.id
http://youtu.be/AGoSpUuemLw

 

Perumahan Syariah

Advertisement

No comments.

Leave a Reply